Ikuti Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Ketua DPRD Jepara
Bentuk Penghormatan pada Leluhur
Ikuti Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Ketua DPRD Jepara: Bentuk Penghormatan pada Leluhur, Rabu (24/06/2026).
JEPARA | JEPARANEWS - Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Rabu (24/06/2026) berlangsung meriah dan khidmat di Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan prosesi budaya yang menjadi salah satu warisan tradisi masyarakat Jepara dalam mengenang jasa serta keteladanan Adipati Tjitrosomo. Antusiasme warga yang tinggi menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan masyarakat lintas generasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Jepara, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, unsur TNI dan Polri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabag Kesra Setda Jepara, pengurus Yayasan Adipati Tjitrosomo, Petinggi Desa Sendang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat umum yang turut memeriahkan prosesi kirab budaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan kirab budaya yang membawa luwur baru menuju kompleks makam Adipati Tjitrosomo untuk dilakukan prosesi pergantian luwur. Berbagai elemen masyarakat turut terlibat dengan mengenakan pakaian adat dan menampilkan kesenian tradisional yang semakin menambah semarak acara.
Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna mengatakan, tradisi pergantian luwur bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan wilayah Jepara.
“Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk mengenang jasa, perjuangan, dan nilai-nilai keteladanan yang diwariskan kepada generasi penerus. Tradisi seperti ini harus terus dijaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jepara,” ujarnya.
Menurut Agus, pelestarian budaya lokal memiliki peran penting dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah daerah.
“Budaya adalah akar yang menguatkan jati diri suatu daerah. Ketika masyarakat memahami sejarah dan menghormati leluhurnya, maka akan tumbuh semangat untuk menjaga persatuan, gotong royong, dan membangun daerah dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal,” tambahnya.
Kemeriahan Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo juga mengingatkan pada berbagai tradisi kirab budaya yang selama ini menjadi daya tarik masyarakat Jepara, seperti Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat maupun sejumlah tradisi budaya daerah lainnya yang selalu mampu menyedot perhatian ribuan warga. Tradisi-tradisi tersebut tidak hanya memiliki nilai spiritual dan historis, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya sekaligus penggerak sektor pariwisata daerah.
Sementara itu, pengurus Yayasan Adipati Tjitrosomo menyampaikan bahwa pergantian luwur merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan sebagai simbol penghormatan dan doa kepada tokoh pendiri wilayah yang memiliki peran penting dalam sejarah Kalinyamatan dan Jepara.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda budaya yang mampu mempererat kebersamaan warga sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya leluhur untuk generasi mendatang.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : Agus Sutisna