CV Mawar Merah Realisasikan Jembatan Darurat Proyek Jembatan Sowan Lor–Sowan Kidul–Tedunan
Nampak Pengendara Sepeda Motor Melintas di Jembatan Darurat Proyek Jembatan Sowan Lor–Sowan Kidul–Tedunan, Selasa (04/08/2026).
JEPARA | JEPARANEWS - CV Mawar Merah selaku kontraktor pembangunan Jembatan Sowan Lor–Sowan Kidul–Tedunan merealisasikan jembatan darurat untuk memenuhi tuntutan masyarakat Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, terkait kebutuhan akses transportasi selama proses pembangunan jembatan utama berlangsung.
M. Fathur, perwakilan CV Mawar Merah, menyampaikan hal tersebut kepada awak media di Balai Desa Tedunan, Selasa (4/8/2026). Menurutnya, penyediaan jembatan darurat dilakukan untuk menjaga mobilitas dan aktivitas transportasi masyarakat selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
“Jembatan yang kami realisasikan telah dicek langsung oleh Petinggi dan BPD Desa Tedunan,” ujar M. Fathur yang akrab disapa Mas Ung.
Pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi warga yang disampaikan dalam rapat sosialisasi pembangunan Jembatan Sowan Lor–Sowan Kidul–Tedunan, Rabu (29/7/2026), yang berlangsung di Balai Desa Tedunan.
Penyediaan akses sementara tersebut dimaksudkan agar aktivitas transportasi masyarakat tetap berjalan selama pembangunan jembatan utama dengan ukuran panjang 38,80 meter dan lebar 5,65 meter.
Keberadaan jembatan darurat dinilai penting, khususnya untuk memudahkan mobilitas kendaraan roda dua serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama jalur utama terdampak pekerjaan konstruksi.
Selain itu, jembatan darurat diharapkan dapat mengurangi dampak pembangunan terhadap aktivitas sehari-hari warga. Sebelumnya, masyarakat yang hendak melintas harus memutar melalui wilayah Kecamatan Pecangaan maupun Kecamatan Kedung sehingga jarak dan waktu tempuh menjadi lebih jauh. Kondisi tersebut juga berdampak terhadap para pelajar yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.
Sebelumnya Terkendala Kondisi Teknis
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Jepara menjelaskan bahwa penyediaan jembatan darurat memiliki sejumlah kendala teknis.
Kondisi tanah di sekitar lokasi yang relatif lembek, potensi peningkatan debit sungai saat musim hujan, serta risiko gerusan ketika terjadi banjir menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan dalam pembangunan akses sementara tersebut.
Meski demikian, aspirasi masyarakat akhirnya diupayakan dan ditindaklanjuti oleh pihak kontraktor CV Mawar Merah dengan merealisasikan jembatan darurat di lokasi proyek.
Material Bekas Jembatan
Sementara itu, terkait material bekas jembatan lama yang rencananya akan dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Tedunan, pihak kontraktor menempatkan material tersebut di area sekitar proyek pembangunan jembatan.
“Untuk material bekas jembatan itu menjadi wewenang Pemdes Tedunan dengan Pemkab Jepara,” pungkas M. Fathur.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : CV Mawar Merah