Ormas Barisan Satria Muda (BSM) Desa Sengonbugel
Kedatangan Tim Monev Bakesbangpol, Tunjukkan Visi dan Misi Ormas BSM yang Pro Investasi
Foto ilustrasi AI : Tim Monev Bakesbangpol Jepara dan Ormas Barisan Satria Muda (BSM) Desa Sengonbugel, Selasa (12/5/2026).

JEPARA | JEPARANEWS - Organisasi Kemasyarakatan Barisan Satria Muda (BSM) Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jepara pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di kantor sekretariat BSM di Desa Sengonbugel RT 06 RW 03 dan menjadi bagian dari agenda rutin monitoring organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Jepara.
Tim Monev dipimpin oleh Heru Sutamaji selaku Analis Kebijakan Ahli Muda bersama Duddy Ika Kurniawan selaku Kabid Ormas dan Politik Bakesbangpol Jepara. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua BSM, Mulyono, S.IP., didampingi jajaran pengurus organisasi.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, BSM memaparkan visi dan misi organisasi yang menitikberatkan pada upaya menjaga kondusifitas wilayah, mendukung iklim investasi, serta menopang keberlangsungan industri padat karya di Kecamatan Mayong.
Ketua BSM, Mulyono, S.IP., menjelaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak tahun 2021 tersebut lahir dari semangat masyarakat sekitar kawasan industri untuk ikut menjaga stabilitas sosial dan keamanan lingkungan.
“BSM Jepara siap mensukseskan program kerja MULUS Pemkab Jepara dengan ikut berperan aktif menjaga kondusifitas wilayah. Mayoritas anggota BSM merupakan warga Ring 1 di sekitar kawasan industri manufaktur Kecamatan Mayong,” ujar Mulyono.
Menurutnya, keberadaan sektor industri di wilayah Sengonbugel dan sekitarnya memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat. Selain menyerap tenaga kerja lokal, aktivitas industri juga mendorong tumbuhnya pelaku UMKM yang bergantung pada operasional kawasan pabrik.
Ia menegaskan bahwa BSM berkomitmen menjalin sinergi bersama Forkopimcam Mayong, pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur kepemudaan untuk menjaga Jepara sebagai daerah yang aman dan ramah investasi.
“Ormas BSM siap berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban wilayah demi keberlangsungan industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tambah Mulyono
Sementara itu, pihak Bakesbangpol Jepara menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan serta tata kelola administrasi organisasi yang dinilai tertib dan kooperatif. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan legal standing organisasi, kelengkapan administrasi, aktivitas kelembagaan, serta sinkronisasi program kerja organisasi dengan arah pembangunan daerah.
Tim Monev berharap keberadaan BSM dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memberdayakan potensi masyarakat dan pemuda di Kecamatan Mayong maupun Kabupaten Jepara secara umum.
Menutup kegiatan tersebut, Mulyono menyatakan bahwa seluruh pengurus dan anggota BSM menyambut positif supervisi dari pemerintah daerah sebagai bentuk perhatian terhadap eksistensi organisasi kemasyarakatan di tingkat akar rumput.
“Dengan adanya supervisi dari Bakesbangpol Jepara, Ormas BSM sebagai organisasi resmi yang diakui pemerintah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat secara transparan dan akuntabel sesuai visi dan misi organisasi,” pungkasnya.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : Ormas BSM Jepara