Pengacara Tarto Widodo Komplain Pelayanan PLN Jepara Akibat Listrik Padam
Kecewa Tak Ada Respons Aduan, Tarto Widodo Datangi Kantor PLN ULP Jepara
Kecewa Tak Ada Respons Aduan, Tarto Widodo Datangi Kantor PLN ULP Jepara, Senin (12/01/2026).
JEPARANEWS | JEPARA - Advokat Tarto Widodo, SE., SH., MH., mengeluhkan buruknya pelayanan pengaduan gangguan listrik di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jepara. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada awak media saat dirinya mendatangi Kantor PLN ULP Jepara di Jalan Kartini No. 23, Kelurahan Kauman, Jepara, Senin sore (12/01/2026).
Tarto Widodo, yang berdomisili di Jalan RMP Sosrokartono No. 119, Kelurahan Bapangan, Kecamatan/Kabupaten Jepara, menjelaskan bahwa telah terjadi pemadaman listrik di rumahnya serta enam rumah warga lainnya, termasuk sebuah mushola di sekitar tempat tinggalnya.
“Listrik padam termasuk mushola di dekat rumah kami. Kami sudah melaporkan kepada petugas lapangan bernama Lilik, namun tidak ada tindak lanjut perbaikan. Saya bahkan sampai dua kali bolak-balik datang ke kantor PLN ULP Jepara,” ujar Tarto.
Namun, setibanya di kantor PLN, Tarto mengaku justru diarahkan oleh petugas keamanan bernama M. Sahid untuk menyampaikan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
“Saya sangat menyayangkan sikap security yang tidak mau membantu. Banyak masyarakat yang tidak paham cara mengisi laporan melalui aplikasi online. Karena itulah warga datang langsung ke kantor PLN untuk menyampaikan keluhannya,” tegasnya.
Tarto juga mengungkapkan bahwa dirinya harus menunggu hingga sekitar 90 menit untuk bisa bertemu petugas yang berjaga di dalam kantor. Ia menegaskan bahwa pemadaman listrik di wilayahnya sudah berlangsung hampir satu hari tanpa adanya respons perbaikan dari pihak PLN.
“Tidak semua pelanggan PLN paham teknologi atau aplikasi di HP. Termasuk saya, terpaksa datang langsung ke kantor PLN Jepara untuk mengadukan gangguan jaringan listrik,” tambahnya.
Di Kantor PLN ULP Jepara, Tarto akhirnya ditemui oleh dua petugas, salah satunya Romi dari bagian Pelayanan Teknik PLN ULP Jepara. Romi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengapresiasi kedatangan Tarto.
“Kami mohon maaf atas pelayanan petugas kami. Terima kasih kepada Pak Tarto atas masukannya demi peningkatan pelayanan PLN Jepara,” ujar Romi.
Romi juga menyampaikan bahwa pihaknya langsung menginstruksikan petugas Unit Reaksi Cepat (URC) bernama Joko untuk segera melakukan perbaikan jaringan listrik di wilayah tempat tinggal Tarto Widodo.
“Saya juga akan segera mengadakan pertemuan dengan anggota security, khususnya yang bertugas di frontliner, agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan humanis kepada pelanggan PLN,” jelasnya.
Menurut Romi, meningkatnya gangguan jaringan listrik saat musim penghujan menyebabkan banyak laporan masuk secara bersamaan. Ia juga menjelaskan bahwa kemungkinan saat laporan awal disampaikan, petugas lapangan sedang tidak bertugas karena sistem shift kerja.
Romi menambahkan bahwa Lilik merupakan petugas lapangan outsourcing PLN Jepara.
Menanggapi hal tersebut, Tarto Widodo mengucapkan terima kasih atas respons cepat dari petugas teknik PLN Jepara. Namun, ia berharap ke depan pelayanan pengaduan pelanggan PLN Jepara dapat lebih ditingkatkan.
“Masih banyak warga yang kecewa dengan pelayanan PLN Jepara saat terjadi gangguan listrik. Saya juga berharap petugas security diberikan edukasi agar bisa memberikan pelayanan prima, lebih humanis dan ramah, terutama kepada pelanggan yang kesulitan menggunakan aplikasi pengaduan lewat HP,” pungkasnya.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : Tarto Widodo