Angga Prayogo Resmi Dilantik sebagai Ketua DPC KSBSI Jepara
DPP KSBSI Melantik Kepengurusan DPC KSBSI Jepara Masa Bakti 2026–2030 Pasca Konfercab
Angga Prayogo Resmi Dilantik sebagai Ketua DPC KSBSI Jepara, Minggu (12/04/2026).

JEPARA | JEPARANEWS - DPP KSBSI (Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) resmi melantik kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) KSBSI Kabupaten Jepara masa bakti 2026–2030 pada Minggu (12/04/2026) pukul 10.30 WIB hingga selesai. Kegiatan pelantikan berlangsung di Maestro Kopi, Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Konferensi Cabang (Konfercab) DPC KSBSI Jepara yang sebelumnya digelar pada Sabtu (11/04/2026) pukul 16.00 WIB - selesai di Kantor Sekretariat DPC KSBSI Jepara, Desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan. Dalam Konfercab tersebut, dua kandidat maju sebagai calon ketua, yakni Angga Prayogo dan Aris Sandi Hidayat. Hasilnya, Angga Prayogo terpilih sebagai Ketua DPC KSBSI Jepara untuk masa bakti 2026–2030.

Kegiatan pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan, di antaranya Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) KSBSI Jawa Tengah Priyo Hardono, Ketua DPC KSBSI Jepara Angga Prayogo, perwakilan pengurus komisariat (PK) FSBSI Jepara, serta jajaran DPP KSBSI seperti Sekretaris Jenderal Hendrik Hutagalung, SH., Ketua Konsolidasi dan Wilayah Gusmawati Azwar, SH., Wakil Sekjen Denny Kurnia Putra Utama, SH., Sekretaris Eksekutif Hubungan Internasional Yuniwati, SE., MA., dan Sekretaris Wilayah Jawa II Dani Eko Wiyono, ST., MT.

Turut hadir pula perwakilan pemerintah daerah dan aparat keamanan, di antaranya Kepala Diskopukmnakertrans Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza, perwakilan Polres Jepara AKP Happy Nawang Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., AKP Budimanto, SH., Ketua MPC DPC KSBSI Jepara Moh. Abrori, SH., anggota Ahmad Zaini, Danramil 04/Pecangaan, Kapten Cke Edi Susanto, Babinsa, Supri personil Polsek Kalinyamatan, Tri Hutomo serta tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian acara, Sekjen DPP KSBSI Hendrik Hutagalung memimpin doa bersama untuk mengenang jasa tokoh buruh yang telah wafat, termasuk almarhum Prof. Dr. Muchtar Pakpahan, SH., pendiri Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) pada tahun 1992.
.jpg)
Doa kemudian dipimpin oleh Ustad Ahmad Sahir agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Ketua panitia, Muhammad Hanif, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak.
Dalam sambutannya, Hendrik Hutagalung menyampaikan harapan agar seluruh pengurus dan anggota KSBSI, khususnya di Jepara dan Jawa Tengah, dapat menjaga soliditas organisasi serta menjalankan tugas dalam melindungi dan memperjuangkan hak-hak pekerja.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah terpilih. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik, serta program kerja organisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan hirarki yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Priyo Hardono menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi buruh melalui konsolidasi, advokasi, pendidikan, dan pelatihan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah serta menjalin koordinasi dengan Forkopimda Jepara.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP KSBSI kepada pengurus DPC KSBSI Jepara, serta penyerahan simbolis bibit sawo dari Polres Jepara sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Tri Darma Serikat Buruh Indonesia oleh seluruh peserta yang hadir.
Ketua DPC KSBSI Jepara yang baru dilantik, Angga Prayogo, menyampaikan harapannya agar organisasi yang dipimpinnya semakin maju, solid, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Saya mohon doa restu, dukungan, dan kerja sama dari semua pihak. Terima kasih kepada panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Mewakili Bupati Jepara, Kepala Diskopukmnakertrans Zamroni Lestiaza menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara serikat pekerja dan pengusaha dalam menjaga stabilitas industri di Jepara.
Menurutnya, Kabupaten Jepara saat ini merupakan salah satu daerah industri dengan dinamika yang cukup kompleks. Oleh karena itu, diperlukan sinergi semua pihak untuk menjaga kondusivitas, investasi, serta keberlangsungan industri.
“Serikat pekerja dan pengusaha harus dapat berkolaborasi dengan baik. Kritik adalah hal yang wajar, namun tetap harus menjaga keseimbangan demi keberlanjutan industri di Jepara,” pungkasnya.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : DPC KSBSI Jepara