Grebeg Maulud Njeporonan 2025 bersama Pakasa Jepara dan Yayasan Praja Hadipuran Manunggal

KP Bambang Setiawan Adiningrat Ketua Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Cabang Jepara bersama Gus Hajar di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (30/8/2025).
JEPARANEWS | JEPARA - Dalam rangka memperingati Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 dengan tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" dan tradisi maulud memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nguntara Praja Pakasa Jepara atau Paguyuban Kawula Keraton Surakarta bersama Yayasan Praja Hadipuran Manunggal yang beralamat di Padepokan Seni Loka Budaya, Pendopo Joglo Hadipuran, Jl. Kramat, Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.
Mengadakan berbagai kegiatan pelestarian seni dan budaya bertema Grebeg Maulud Njeporonan 2025. Rangkaian kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 26 Agustus pukul 08.00 WIB - selesai Napak Tilas Leluhur Jepara, 29 Agustus pukul 05.00 WIB - selesai di Pendopo Kabupaten Jepara, Ruwatan Bumi Jepara (Khataman Al Qur'an, penyatuan air dan tanah, dan do'a kidung), pukul 08.00 WIB - selesai Sedekah Alam di Fort Japara (XVI) atau Loji Gunung, pukul 18.40 WIB - selesai Pembacaan Maulid serta pukul 21.00 WIB - selesai Pagelaran Wayang Kulit Ringgit Purwo Sesaji Rojosoyo .
Sabtu, (30/8/2025) puncak acara Grebeg Maulud Njeporonan 2025 di pusatkan di Pendopo Kabupaten Jepara dan Jl. Kartini rangkaian kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB - selesai dilaksanakan Kirab Bregodo Bertombak Pencatatan Rekor Muri dan penampilan kesenian Reog on The Street oleh Grup Reog Katon Sumirat dari Kabupaten Ponorogo. Pukul 15.00 WIB - selesai Pisowanan Agung di Pendopo Kabupaten Jepara, Pukul 16.00 WIB - selesai Grebeg Gunungan dan malam hari Pukul 20.00 WIB - selesai di Panggung Pagelaran Jl. Kartini dipentaskan Pentas Seni Topeng Ireng - Gedrug Boyolali oleh Puspo Langgeng.
Dalam Pisowanan Agung, kirab budaya start di mulai dari Gapura Makam Ratu Kalinyamat di Kompleks Masjid Mantingan, Jepara dan finish di Pendopo Kabupaten Jepara serta disambut oleh Wabup Jepara, Muhammad Ibnu Hajar didampingi oleh Kadisparbud Kabupaten Jepara, Moh Eko Udyyono, Yayasan Marga Langit, Ki Hendro Suryo Kartiko, dan salahsatu peserta kirab dari perwakilan DPD Matra Jepara.
KP Bambang Setiawan Adiningrat Ketua Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Cabang Jepara didampingi oleh KRT Anam Setyonagoro (Khoirul Anam) Ketua Yayasan Praja Hadipuran Manunggal kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Pakasa dari berbagai daerah di Indonesia.
"Pelaku dan penggiat seni budaya sangat antusias mengikuti kegiatan ini untuk mencatat rekor Muri dengan acara Kirab Bregodo Bertombak yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia," kata KP. Bambang.
Keduanya menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh segenap komponen pelaku dan penggiat seni dan budaya dari berbagai daerah.
"Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian seni dan budaya merupakan juga salah satu tradisi dalam rangka memperingati maulid dan sebagai bagian warisan leluhur bangsa. Terima kasih atas dukungan semua pihak yang sudah ikut mensukseskan acara Grebeg Maulud," katanya.
Sementara, M. Ibnu Hajar akrab disapa Gus Hajar, Wakil Bupati Jepara mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pakasa Jepara dan seluruh peserta yang sudah berperan aktif dalam rangka pelestarian seni dan Budaya melalui Grebeg Maulud Njeporonan tahun 2025.
"Pemkab Jepara mendukung setiap kegiatan pelestarian seni dan budaya warisan leluhur seperti yang sudah dilaksanakan pada hari ini," pungkas Gus Hajar.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : Pakasa Jepara