Camat Karimunjawa Klarifikasi: Video TikTok “Suami Takut Istri” Hanya Candaan
Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah, S.STP., M.M. dan Personil Satpol-PP Karimunjawa Giat Monitoring Jalan Rusak di Desa Kemujan, Rabu (3/12/2025).

JEPARANEWS | JEPARA - Sebuah video TikTok yang menampilkan Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah, S.STP., M.M., bersama empat personel Satpol-PP Kecamatan Karimunjawa, menjadi viral dan mengundang reaksi masyarakat Jepara. Video yang diunggah melalui akun TikTok @nuril.abdillah itu memuat candaan bertema "suami takut istri" saat mereka sedang melaksanakan giat di Desa Kemujan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Nuril Abdillah memberikan klarifikasi saat berkunjung ke kantor DPC Lembaga Peduli Hukum Indonesia (LPHI) Jepara, Sabtu (6/12/2025). Ia bertemu langsung dengan Edy Santoso atau Mbah San, yang sebelumnya sempat menyatakan kepada media bahwa konten itu dinilai kurang layak dibuat oleh seorang pejabat publik.
.jpg)
“Murni Candaan dan Konten Hiburan”
Dalam keterangannya, Nuril menegaskan bahwa video tersebut dibuat secara spontan sebagai hiburan usai pelaksanaan giat rutin monitoring wilayah.
“Saya meminta maaf kepada Bupati Jepara, Wakil Bupati Jepara, Sekda Jepara Forkompinda Jepara, dan seluruh masyarakat Kabupaten Jepara jika konten itu menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan, khususnya bagi para istri. Tidak ada maksud lain kecuali candaan ketika kami sedang lelah dalam giat rutin,” jelasnya.
Ia juga memaparkan bahwa video tersebut dibuat pada Rabu (3/12/2026) di kawasan Tracking Mangrove Taman Nasional Karimunjawa (TNKJ) bersama empat personel Satpol-PP.
“Usai giat monitoring wilayah, kami membuat video TikTok itu sebagai hiburan,” tambahnya.

Rangkaian Giat di Karimunjawa
Pada hari yang sama, Pemerintah Kecamatan Karimunjawa melaksanakan beberapa kegiatan, dipimpin langsung oleh Nuril Abdillah. Giat tersebut meliputi:
Menghadiri pelantikan mutasi jabatan perangkat Desa Kemujan
Menindaklanjuti laporan warga terkait praktik pengobatan tradisional tanpa izin
Pengecekan kerusakan jalan Desa Kemujan
“Kami merespons aduan warga dan memastikan jalan Kemujan Karimunjawa MULUS,” ujar Nuril, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Tahunan.
Saat ini Nuril Abdillah tercatat sedang mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) / Eselon II di Kabupaten Jepara untuk posisi Kepala Diskominfo. Ia menegaskan bahwa monitoring wilayah dilakukan untuk memastikan kondusivitas dan infrastruktur tetap terjaga.
“Cuaca panas dan kondisi yang penat membuat kami bercanda membuat konten TikTok tersebut. Kami sama sekali tidak berniat merendahkan para istri,” ungkapnya.
Mbah San: Jadikan Pembelajaran bagi Pejabat Publik
Mbah San dari DPC LPHI Jepara berharap agar kejadian viral ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat pemerintah, khususnya di Pemkab Jepara.
“Saya berharap para pejabat lebih hati-hati dan bijak dalam membuat pernyataan atau konten di media sosial agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Camat Karimunjawa yang segera melakukan klarifikasi.
“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, karena kita bersama-sama mendukung program Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit), yaitu Jepara MULUS,” pungkas Mbah San.
Mbah San dan Nuril Abdillah keduanya kepada awak media menyampaikan bahwa langkah klarifikasi dan silaturahmi ini bertujuan menjalin komunikasi yang baik dengan awak media. "Karena tugas memberikan informasi dan berkomunikasi dengan warga bukan tanggungjawab Pemkab Jepara saja. Tapi harus melibatkan media baik online dan cetak untuk menyajikan pemberitaan yang akan dibaca dan dikonsumsi oleh publik. Dan kami membuat konten video tersebut dengan meniru konten yang sama yang sudah viral di TikTok sebagai sebuah candaan," imbuh Nuril Abdillah.
Editor :Eko Mulyantoro
Source : Nuril Abdillah